Thanks to the idiocy of certain people who poke needles into other's lives, I'm saying goodbye to blogger.
Seriously, I cant stand it anymore. So many people asking me about the people I talk about on this boring thing. *does MY bimbo sigh* You act as if I have a boyfriend/ girlfriend. Tut tut
You should be ashamed of yourselves for thinking such things! I'm a feminist, darlings. :D
Besides, its the exam period, I don't want to be entertaining nosey assholes with their nonsensical questions. I blog about what or who I want to blog about dammit.
My world; My LJ will be friends only. Ha, so you'd have to be a LJ member to be able to read whatever I write. My oh so mundane life.
Certain people are getting on my nerves. Watch out or I'll lambaste (learn new word so must show off) at you till you reach Hell. I'm in a I'm-against-the-world-so-leave-me-alone kind of thing now.
-
Hello, THE man. You left without saying goodbye ]: So you're so happy now luh. At you're brother's house. Living the life of a rich brat huh. 3levels only 5people. You can like walk to the cold storage house for Gelato everyday, asshole. Your knowledge in Math is needed very badly. Gelato and math soon yes!
-
OH GOD. Am I turning into a frikking Minah? Oh God forbid.;
I seem to be putting a 'seh' , 'sia' , 'sial' , 'siol' at the end of most of my sentences. AND, I just said to my fave minah -Sarah Nut., 'mentel lah tu'Hoshitums. AND the invention thing is called what? RAPI GILER. I'm using perempuan sundal as well. Oh shit.To think I'm telling Lilia to stop whistling everytime she says 'siol'. Malay joke.
Sial lah tu.
Aku dan kau
terlalu lama mengenali
ibarat mengenali tapak tangan sendiri
corak dan laku sudah dapat dibaca
hingga riak muka sekilas difahami
begitu akrabnya kita!
mampukah terpisahkan???
Namun sepanjang perhubungan inibukan semuanya seindah pelangi
banyak waktunya kita diujihanya kesabaran menjadi benteng
diiringi doa dan tawakal yg tak pernah putuscekal yg masih bertahan
harapan yg tetap adapenantian yg terasa menyeksa
pengorbananan yg tak sudah
Badai melanda kita tetap cuba berdiri
agar cinta kita tidak dikikis
dan dugaan itu begitu dasyhat
adakalanya airmata seperti sungai alirannya
mana mungkin kita berpisah
setelah segalanya kita hadapi?
Kau dan aku tetap percaya
takdir itu bukan kita merancangnya
hanya pada Tuhan kita berserah
agar jodoh itu tetap dipihak kita
Jangan pisahkan kasih sayang ini anugerah terindah
terasa ia lembut membelai hati
membasuh duka-duka yg sendu
membuatku tersenyum seketika
walau dalam hiba dan sayu
Jangan pisahkanku
mohon padamu Tuhan
satukan kami dalam ikatan suci
jangan biarkan kami sengsara
menanti restu yg tak kunjung tiba
moga mereka sedar
Dua jiwa ini sudah tak terpisahkankecuali dengan kuasa takdirMu, Tuhan...
SEE? FREAKING MINAH.
OH EFF YOU. SEE, THINGS LIKE THIS HAPPEN.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home